Minggu Berdarah di Blowfish, Jakarta


Sebelumnya saya berterima kasih sekali kepada pemilik foto ini karena telah mau membagi beritanya sebelum para petugas mengamankan tempat tersebut. Tentunya inilah foto-foto eksklusif TKP saat itu.

Sungguh mengerikan melihat sesosok mayat berlumuran darah. 

Sebelum tulisan ini saya publish di blog ini, sebelumnya saya sudah mencoba membuat threadnya di kaskus guna mengumpulkan informasi. Dan dari beberapa informasi yang saya dapat, sepertinya penyerangan Blowfish terkait kejadian di malam sebelumnya (Jum’at), dimana ada seorang pemuda di bawah 17 tahun mencoba menerobos paksa Blowfish yang memang diperuntukkan untuk orang dewasa yang sudah memiliki KTP. Karena pemuda itu memaksa masuk, para bodyguard atau security Blowfish kemudian memukulinya hingga babak belur. Sang pemuda yang naas itu kemudian berkata bahwa ia adalah “anak orang penting” (mungkin semacam anak pejabat atau sejenisnya) dan berjanji akan menuntut balas. Kemudian terjadilah kejadian rusuh yang terjadi pada malam (04/04/2010) pukul satu dini hari tadi. Disinyalir pelaku penyerangan adalah orang bayaran, dan kini polisi masih mengejar mereka. Dari berita terbaru yang dirilis polisi, kedua korban kini sudah berada di RS Polri Kramat jati (deket rumah saya tuh), dan diberitakan seorang tewas dan seorangnya lagi dalam kondisi kritis.

Oke, ada update terbaru. (VERSI POLISI) Ternyata Polisi merilis berita bahwa kasus penyerangan semalam adalah perebutan lahan antar geng :

Ternyata Dua Geng Itu Rebutan ‘Lahan’

Ternyata penyerangan yang dilakukan belasan orang terhadap satpam Blowfish Kitchen and Bar, City Plaza, Wisma Mulia, Jakarta Selatan, Minggu dini hari karena rebutan ‘lahan’ menjadi security.

“Ternyata masalahnya hanya rebutan lahan,” ujar salah seorang polisi di lokasi, Minggu (4/4/2010).

Menurut informasi di lapangan, posisi keamanan saat ini dipegang oleh sebuah geng suku A (yang diserang), sedangkan geng suku F yang melakukan penyerangan.

Menurut saksi mata, segerombolan orang berpakaian safari dan casual memasuki restauran yang menyajikan makanan khas jepang itu dengan menumpang beberapa taksi. Mereka yang jumlahnya belasan langsung memasuki restauran dan menyerang satpam dengan brutal.

“Kejadiannya sekira pukul 00.00 WIB, begitu segerombolan penyerang turun dari taksi, meraka masuk per dua orang. Lampu mendadak mati

dan langsung terjadi penyerangan itu,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kepada wartawan.

Lokasi kejadian sudah diberi garis polisi, sejumlah saksi saat ini sedang diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan. Pantauan di lapangan, beberapa kaca terlihat pecah dan kondisi ruangan yang sangat berantakan.

Dikutip dari Okezone.com

Update terbaru versi Anton Medan (mantan preman yang kini menjadi ustadz) :

Perang Antargeng Dipicu Soal Perebutan Lahan

Anton Medan, mantan preman yang kini telah menjadi seorang kiai, menyatakan bahwa konflik atau pertikaian yang melibatkan dua geng di Klub Blowfish, Minggu (4/4/2010) sekitar pukul 01.45 WIB dilatarbelakangi soal perebutan lahan.

Namun lahan yang diperebutkan itu, ungkap Anton, bukanlah lahan yang Blowfish melainkan lahan yang berada di lokasi lain.

“Keributan ini adalah yang kedua kalinya. Pertemuan mereka yang pertama tidak menemukan kata sepakat. Lalu, keributan yang terjadi tadi malam adalah pertemuan yang kedua,” ungkap Anton setelah mendapat penjelasan dari kedua belah pihak, termasuk dari Hercules.

Saat pertemuan yang kedua malam tadi, lanjut Anton, salah satu kelompok mengikut sertakan orang atau kelompok lain, di antaranya dari NTT.

“Karena tak ada kata sepakat, akhirnya bentrok pecah,” kata dia. Dalam aksi itu, terdapat kelompok atau geng yang membawa serta senjata tajam, di antaranya parang, pisau, termasuk senjata api.

Namun ketika Anton menanyakan penggunaan senjata api tersebut ke Hercules?Hercules membantah kalo senjata api itu didatangkan pihaknya. “Hercules tak tahu menahu soal senjata api itu. Dia katakan, Pak Kiai bisa tahu kalau yang gunakan senjata tajam siapa saja,” tandas Anton menirukan ucapan Hercules.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s