(GWK) Garuda Wisnu Kencana, Calon Patung Tertinggi Di Dunia


garuda wisnu kencanaGWK adalah singkatan dari Garuda Wisnu Kencana, sebuah mahakarya bangsa Indonesia yang direncanakan akan didirikan sebagai patung yang paling tinggi di Dunia dengan tinggi 172 m diatas permukaan tanah. Patung GWK berada di Bali selatan tepatnya di bukit Ungasan, berdekatan dengan kampus Udayana dan menggunakan lahan kapur yang tandus dan kering.

Patung GWK rencananya adalah sebagai “penyambut” para wisatawan yang datang ke Bali melalui udara. Dengan ketinggiannya yang melebihi patung Liberty di Amerika, patung ini akan mampu menarik perhatian setiap wisatawan yang datang ke Bali melalui udara dan mendarat di Ngurah Rai airport. Patung GWK diharapkan mampu menjadi ikonnya Bali di dunia dan terutama meningkatkan kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia.

Patung GWK dibuat oleh seniman asli Bali yakni I Nyoman Nuarta, seorang pematung terkenal yang juga adalah dosen di ITB Bandung. I Nyoman Nuarta merupakan maestro pematung raksasa dimana ia juga sudah membuat patung “Jalesveva Jaya Mahe” yang berada di Ujung – Surabaya. Pematung ini menggarap pengerjaan GWK di Bandung dengan bahan dari perunggu. Pengerjaannya adalah dengan memotong bagian – bagian patung ini dalam bentuk lempengan, dan kemudian merakitnya kembali jika sudah sampai di Bali.

Pembangunan GWK menelan biaya yang sangat besar, sehingga sampai sekarang pengerjaannya masih tersendat – sendat dan masih terbentuk kira – kira 10% saja yang sudah jadi. Bangunan patung ini menggunakan daerah perbukitan yang berbatu kapur , sehingga bukit tersebut dipotong – potong dan diberikan petak – petak, yang nantinya akan dipakai sebagai bangunan. Bukit yang sudah terpetak – petak itu akan dibuat sebagai bangunan, seperti restaurant, hotel, ruang pertemuan. Sungguh untuk membuat patung GWK dibutuhkan bukan hanya dana yang besar, namun juga ketrampilan dan seni bermutu tinggi.

Patung GWK juga memiliki tambahan nama yaitu “ Cultural Park” yang maksudnya pendiriannya tidak hanya dimaksudkan untuk sebagai monumen saja , namun sebagai tempat penyajian dan pengembangan budaya Bali pada khususnya. Maka disetiap malam, para pangunjung yang datang ke sini akan diberikan pertunjukan tari – tarian khas Bali seperti tari Barong, tari Kecak dan lain – lain untuk menambahkan kesan budaya yang erat dengan pariwisata.

Meski pembangunanya belum sempurna, patung GWK sudah mampu menarik pengunjung baik lokal maupun turis asing. Beberapa kali acara televisi dan konser juga menggunakan kawasan ini sebagai lokasi syuting dan melaksanakan acaranya, biasanya konsernya diadakan didepan patung Garuda, yang memang memiliki luas lahan yang cukup untuk acara – acara besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s