80% Mainan China Beracun



Jakarta – Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) muntah-muntah dan diare karena keracunan bahan kimia yang terdapat di mainan China. Peristiwa ini harus menjadi warning agar pemerintah Indonesia segera mengeluarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) khusus mainan anak-anak.

“Ini harus jadi warning buat pemerintah untuk segera mengeluarkan standar nasional tersebut,” kata Ketua Asosiasi Penggiat Mainan Edukatif dan Tradisional Indonesia (APMETI) Dhanang Sasongko kepada detikcom, Jumat (5/3/2010).

Dhanang mengatakan, sebenarnya draf standar nasional untuk mainan anak-anak sedang digodok di Kementerian Perindustrian. “Tapi kok tidak dikeluar-keluarkan. Padahal kan ini menyangkut keselamatan anak-anak, tidak bisa menunggu,” kata Dhanang.

Dhanang mengatakan, memang hingga saat ini belum ada kasus yang mencuat terkait mainan dari China ini. Namun, penelitian yang menyatakan mainan anak dari China mengandung bahan berbahaya telah dilakukan sejak 2007.

“Kita sudah teliti 80 persen mainan China mengandung racun. Mengandung timbal 4 kali dari ambang batas yang diperbolehkan,” kata Dhanang.

“Kasus besar belum terungkap, tapi bisa jadi banyak kasus di daerah-daerah yang tidak dilaporkan,” ujar Dhanang.

Sebelumnya, Direktur Industri Aneka Kementerian Perindustrian Budi Irmawan menyatakan, diharapkan awal tahun 2011 Standar Nasional Indonesia (SNI) Wajib produk mainan anak-anak di bawah 14 tahun diterapkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s