Puluhan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa Jelang Hari Buruh


Menjelang Hari Buruh Nasional 1 Mei, puluhan mahasiswa Cirebon yang tergabung dalam Barisan Aksi Mahasiswa untuk Demokrasi (Basis) kemarin menggelar unjuk rasa menolak sistem outsourcing.


Dalam aksi yang dilakukan di halaman Kampus Unswagati, mahasiswa mengapresiasikan aksinya dengan membakar ban bekas. Aksi mahasiswa sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Pemuda. ”Dengan sistem outsourcing, buruh menjadi korban kepentingan para pengusaha yang kapitalis. Karenanya, kami menolak sistem outsourcing yang hanya merugikan buruh,” ujar koordinator aksi Hendra. Menurut dia, sistem outsourcing bukan menolong pekerja atau buruh.

Sebab, buruh yang seharusnya mendapatkan tunjangan setelah tidak bekerja, justru dengan sistem ini tunjangan tersebut hilang. Dalam kesempatan itu, mahasiswa berjanji bakal menggelar aksi besar-besaran pada 1 Mei.”Tidak hanya mahasiswa, buruh-buruh se-dunia bakal turun ke jalan guna menyuarakan hak-haknya,”kata Hendra. Di tempat terpisah, puluhan buruh PT Panjunan Kota Cirebon yang bergerak di bidang consumer good melakukan mogok kerja di halaman perusahaannya.

Mereka menuntut agar perusahaan segera memberlakukan jam kerja yang rasional, cuti tahunan, serta tunjangan lembur. ”Tuntutan ini sudah enam bulan kami suarakan. Namun, hingga saat ini pihak perusahaan belum memenuhinya,”ungkap koordinator aksi Sukija.

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s