Koran yang Bisa Langsung Dimakan Setelah Selesai Dibaca



Koran pada umumnya setelah selesai membaca informasi yang ada di dalamnya akan langsung diletakkan, ditumpuk bahkan jika telah menumpuk banyak terkadang dijual kiloan. Namun, muncullah ide yang sangat unik dan luar biasa dari awak redaksi Metro, yakni salah satu koran atau surat kabar yang terbit di Inggris dengan sejumlah para ahli makanan melenceng keluar dari hal yang tidak biasa.

Ide ini sangat unik, kreatif dan luar biasanya karena menciptakan sebuah koran Metro yang dapat dimakan setelah dibaca. Inspirasi itu mungkin mereka dapat dari film Chocolate Factory yang diperankan oleh Willy Wonka bercerita mengenai dirinya yang dapat menciptakan segala sesuatu yang ada disekitarnya dapat dimakan.

Seperti yang dikutip dari liputan6.com, Kerjasama antara pihak koran dengan ahli makanan menghasilkan ciptaan yang unik dan luar biasa, bahkan ini menjadi koran terunik di dunia. Jadi setelah selesai membaca, maka koran tidak perlu dibuang begitu saja namun bisa langsung dimakan.

Ilmuwan kuliner bernama Heston Blumenthal yang juga memiliki peran cukup besar dalam mewujudkan sebuah ide aneh, unik, dan luar biasa ini mengatakan bahwa koran yang dapat dimakan tersebut merupakan salah satu obsesinya. Dan akhirnya obsesinya terwujud dengan sangat baik.

Masalah rasa telah dicoba oleh para relawan dan mereka telah mencobanya dengan mencabik-cabik koran tersebut dengan gigi dan memakannya setelah mereka baca. Dan relawan tersebut memberikan respon yang sangat baik dengan mengatakan bahwa koran tersebut sangat lezat.

Pembuatan koran tersebut tidak begitu membutuhkan proses editing yang sangat ketat, namun dalam pengolahannya memerlukan adonan yang sangat cermat. Adonan dalam menciptakan koran tersebut terdiri dari minyak sayur, tepung maizena, asam sitrat, permen arab, dan air yang kemudian dimasak sampai menjadi sebuah pasta liat dan selanjutnya bisa dibentuk menjadi lembaran-lembaran. Pasta tersebut lalu ditaburkan pada lembaran tipis dengan kain sutra yang telah diatur dengan sedemikian rupa agar bisa menjadi sebuah artikel, foto, dan headline.

Koran lezat ini dalam proses pembuatan hingga pencetakannya memerlukan waktu beberapa jam dan pada proses pengeringannya memerlukan waktu yang cukup lama. Jika semua sudah selesai maka untuk polesan yang terakhir koran lezat tersebut dibubuhi aroma vanila yang lembut.

Charles Bouquet mengatakan bahwa proyek tersebut dapat menjadi salah satu pendorong bagi masyarakat untuk melakukan kebiasaan mendaur ulang. Ia berharap koran lezat tersebut memberikan aroma berbeda dalam menyajikan isu-isu dan berita terkini menjadi lebih berwarna.

Koran unik ini merupakan salah satu ide kreatif yang sangat luar biasa. Mungkin dengan adanya koran lezat yang bisa dimakan orang-orang akan lebih gemar membaca koran dan tidak ada sampah atau tumpukan koran berserakan lagi. Kalau semua orang mampu mendaur ulang barang tak terpakai menjadi barang unik apalagi bisa dimakan kembali seperti koran unik tersebut mungkin lingkungan akan menjadi lebih bersih dan terbebas dari tumpukan sampah yang sangat mengganggu pemandangan.

Mudah-mudahan anda tidak langsung memakan kompi, lappy atau gadget anda setelah baca artikel ini:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s