Tips Sukses Menjadi “Travel Bloggers”



Berwisata keliling dunia, menulis kisah perjalanan, dan para sponsor akan berlomba-lomba memasang iklan di blog, kemudian memberikan Anda uang tunai untuk bekal gaya hidup. Hal tersebut terdengar seperti pekerjaan impian, bukan?

CEO dari Jaringan Travel Blogger Ambassador dan perintis travel blog Velvet Escape, Keith Jenkins mengatakan 50 blogger teratas di dunia memiliki kombinasi pembaca lebih dari 10 juta orang.

Menurut laporan terbaru Travel Trends Report yang dirilis di ITB Berlin, konvensi pariwisata terbesar di dunia, 92 persen pengguna media sosial dipengaruhi oleh travel blog dan hingga 72 persen bersedia untuk mengubah destinasi wisata mereka berdasarkan opini dari teman dan jaringan di media sosial.

Lalu, bagaimana Anda melakukan hobi berwisata dan mengubahnya menjadi pekerjaan yang layak? Berikut tips dari travel bloggers sukses di seluruh dunia seperti yang dikutip kompas.com dari CNN Travel.

Blog untuk alasan yang tepat
Banyak orang berpikir menulis kisah perjalanan di blog adalah sebagai cara yang tepat untuk melihat dunia dan menghasilkan uang ketika berwisata. Namun keinginan untuk berhasil harus datang dari hati yang paling dalam.

“Memiliki visi yang jelas darimana bisnis Anda inginkan terjadi di masa depan,” kata Caz dan Craig Makepeace dari Y Travel Blog.

“Kemas (visi) ke dalam keputusan, konten yang dibuat, dan pengalaman yang Anda berikan kepada pembaca,” lanjut Caz dan Craig.

Dengan kata lain, mulailah menulis kisah perjalanan di blog dengan alasan yang tepat. Menulis blog lebih dari sekadar berwisata gratis dan tidak berkelanjutan.

“Tulislah pengalaman perjalanan atau berilah tips-tips berwisata, Anda harus menulis dari hati dan membangun reputasi yang kredibel,” kata Pinoy dari Adventurista.

Ia mengatakan setelah melakukan hal tersebut, para blogger akan mendapat pembaca setia dan mengikuti setiap perjalanan yang dilakukan.

Miliki target pembaca

Misalnya di satu hari blogger menulis tentang hotel mewah di Thailand, di kemudian hari menulis tentang kedai murah di Berlin. Hal itu akan membingungkan pembaca blog Anda.

Ketika fokus terhadap tulisan yang dibuat, Anda akan menjadi ahli pada jenis perjalanan atau subyek dan memiliki target pembaca. “Itu menjadi penting untuk memiliki sudut pandang yang unik karena Anda perlu cara untuk bersaing dengan ribuan blogger lain,” kata James Feess dari blog The Savvy Backpacker.

“Secara umum, kebanyakan blogger sukses menulis tentang satu subyek misalnya perjalanan solo wanita, wisata keluarga, perjalanan mewah, wisata fashion, rincian biaya ke Eropa, wisata dewasa. Itulah cara terbaik untuk mendapatkan pembaca,” ungkapnya.

Pilihan di tangan Anda
Apa pun yang Anda lakukan, itulah hal terbaik untuk menawarkan perspektif yang unik. “Sebuah angle yang menarik akan membedakan Anda dari orang lain yang tak terhitung jumlahnya, membangun kredibilitasnya, dan membangun citra pribadi,” kata Yoshke Dimen dari blog The Poor Traveler.

Ia mengatakan pembaca setia akan datang tapi berikan mereka alasan untuk mengunjungi dan mengikuti blog Anda, dan juga alasan untuk membantu menyebarkan tulisan Anda,” lanjutnya.

Menuliskan kisah perjalanan yang baik

Semua orang menyukai kisah perjalanan yang baik. Hal itu menyebabkan travel blogger harus belajar seni mendongeng dan menggunakannya ketika menulis tentang destinasi wisata.

“Apakah ingat bagaimana Anda menceritakan sebuah kisah dongeng kepada anak-anak?” tanya Anton Diaz dari blog Our Awesome Planet.

“Ada rasa kagum dan penemuan. Anda dapat merasakan ketegangan antara pahlawan dan penjahat. Kemudian berakhir dengan nilai moral atau pelajaran dan terpanggil untuk bertindak,” lanjutnya.

Kebanyakan blog populer menggabungkan kisah perjalanan yang mengagumkan dengan pola pikir yang memberikan pelayanan. Oleh karena itu, salah satu cara terbaik untuk keluar dari persaingan orang yang mencoba untuk membiayai perjalanan mereka adalah membuat blog yang tak ada hubungannya (tema atau subyek) dengan Anda.

“Anda hanya sebagai kendaraan melalui aliran informasi,” kata Matt Kepnes dari blog Nomadic Matt.

“Perlakukan website sebagai bisnis yang dirancang untuk memecahkan masalah seperti orang ingin tahu bagaimana lebih lanjut tentang perjalanan Anda dan bukan sebagai tempat di mana Anda memberitahu semua tentang tempat-tempat menakjubkan yang Anda lihat,” katanya.

“Jangan buat tulisan tentang diri Anda sendiri, buat tulisan perjalanan tentang bagaimana Anda dapat lebih baik dari hidup pembaca dan pengalaman perjalanan,” tambah Matt.

Rincikan informasi
Cara lain untuk membantu pembaca blog Anda adalah dengan berbagi pengalaman dengan cara yang memungkinkan untuk mengikuti jejak Anda. Seperti dengan berbagi kisah perjalanan dan mengunggah foto Anda dapat menyenangkan dan inspiratif.

Namun Anda harus berpikir bagaimana untuk menyediakan kisah perjalanan atau foto untuk pembaca dengan nilai sebanyak yang Anda bisa. Hal tersebut berarti tak lupa untuk memberikan semua rincian sekecil apapun tapi penting.

“Dalam menulis di blog, termasuk tips yang bermanfaat seperti harga, jam buka dan bagaimana untuk menuju tempat tersebut,” kata Mark Wiens dari blog Migrationology.com.

“Ketika Anda dapat menulis di blog yang inspiratif sambil memberikan informasi tentang bagaimana cara untuk melakukan perjalanan, pembaca akan ingat tulisan dan menghargai informasi Anda,” kata Mark.

Menulis untuk jangka panjang
Menulis kisah perjalanan di blog membutuhkan banyak waktu dan usaha, sehingga Anda harus bersabar. “Memulai adalah hal yang sulit, terutama saat ini begitu banyak travel bloggers yang memiliki pembaca yang banyak,” kata Paul Johnson dari blog Luxury Travel Blog.

“Jadi Anda harus melakukan dengan waktu yang banyak dan usaha dalam contoh pertama, mungkin dengan sedikit imbalan, hanya untuk mendapatkan kecepatan hingga persaingan,” katanya.

Jika Anda serius tentang menciptakan pekerjaan dari menulis kisah perjalanan di blog, jangan khawatir tentang potensi keuntungan jangka pendek. Anda perlu membangun blog dalam jangka panjang.

“Fokus pada kualitas konten dan membangun jaringan yang kuat, misalnya melalui mailing list, saluran media sosial, atau apapun itu, daripada mencoba untuk menghasilkan uang dengan cepat dari beberapa link yang mengganggu,” katanya.

Berhenti membaca tulisan ini
Albert Einstein pernah mengatakan bahwa sesuatu tidak akan pernah muncul sampai terjadi perpindahan. Itu berarti dimulai dari Anda. Tak perlu pergi ke tempat yang jauh, Anda dapat menulis tentang tempat telah Anda kunjungi. Kemudian, tidak perlu kemampuan untuk mendesain blog dengan mewah atau mendesain blog secara pandai. Hal itu bisa didapatkan kemudian.

Yang terpenting adalah memulai sekarang. “Tips pertama, saya akan berbagi untuk calon travel bloggers adalah pastikan Anda menulis di blog secara serius,” kata Marcello Arrambide dari blog Wandering Trader.

“Menulis di blog dapat terlihat seperti pekerjaan yang menakutkan dan membutuhkan sedikit pekerjaan pada awalnya,” lanjutnya.

“Tapi jika Anda melakukan dengan serius akan ada imbalan yang besar. Atur jadwal, tentukan kemampuan khusus atau sudut pandang penulisan Anda, dan kemudian lakukan,” tutup Marcello.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s